This is default featured slide 1 title
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.
This is default featured slide 2 title
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.
This is default featured slide 3 title
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.
This is default featured slide 4 title
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.
This is default featured slide 5 title
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam. blogger theme by BTemplates4u.com.
Selasa, 01 Mei 2012
Awas! NOMOPHOBIA!
Sabtu, 31 Maret 2012
Tak Seindah Pelangi
Lahir : 06 Januari 1993
Wafat : 09 Agustus 2011
Jumat, 30 Maret 2012
Penting Berjilbab!
Assalamu’alaikum… Hai kawan… Apa kabar??
Kali ini kami dari DistriX-3 akan membahas tentang “Pentingnya Berjilbab”. Sebelum kita membahas inti dari artikel kita, apakah salah satu diantara kalian sudah tahu apa arti jilbab sebenarnya??? Dan sudahkah anda memakai Jilbab??? Pastinya banyak sekali yang sudah memakai jilbab. Apalagi sekarang ini kita bersekolah di Madrasah. Eits… tunggu dulu, apakah dengan bersekolah di Madrasah itu menjamin seseorang memakai jilbab??? Ini pertanyaannya… apakah memakai jilbab hanya untuk bersekolah saja…??? Terus bagaimana dengan wanita yang memakai jilbab namun mereka memakai pakaian ketat (terlihat seksi). Dan apakah hal itu diperbolehkan oleh agama???
Nah… kita akan menumpas semua hal yang berhubungan dengan wanita berjilbab. Penasaran??? Baca terus deh artikel kita. Dijamin nggak akan rugi loh !!! …
Kita sebagai siswi Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo tentunya sudah biasa memakai jilbab. Bagaimana nggak terbiasa, kita kan kalau sekolah selalu memakai jilbab… hahah :D
Jilbab menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003) ialah kerudung lebar yang dipakai wanita muslim untuk menutupi kepala dan leher sampai dada. Menurut kami, jilbab itu sesuatu (syahrini kale…) yang dipakai wanita muslim untuk menutupi aurat yang terbuat dari kain. Sebagai seorang wanita muslim, kita diwajibkan untuk memakai jilbab, bukan hanya untuk ciri khas wanita muslim, tetapi memakai jilbab merupakan perintah Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا
Artinya: “Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya keseluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah maha pengampun lagi maha penyayang.” (Qs. Al-Ahzab: 59).
Memakai jilbab bukan hanya untuk mentaati peraturan di Madrasah, tetapi dari hati kita sendiri. Namun, seperti yang kita ketahui saat ini banyak siswi yang memakai jilbab hanya di sekolah. Sedangkan di luar sekolah nggak tahu deh gimana..!!! Mungkin ada juga yang tetap memakai jilbab dalam kehidupan sehari-harinya, tetapi ada juga yang melepasnya bahkan memakai pakaian minim. Namun, ada juga yang memakai jilbab hanya untuk bergaya. Sepantasnya kita memakai jilbab dalam kehidupan sehari-hari. Bukan untuk bergaya, bukan untuk dipuji, tetapi untuk mendapat ridha dari Allah SWT. Disamping itu banyak banget loh manfaat dari memakai jilbab itu?? Mau tahu… baca deh..
1. Yang pasti kita mendapat pahala dari Allah SWT
2. Kita terlihat lebih sopan dan terhormat
3. Dapat terhindar dari tangan-tangan jahil (pelecehan seksual)
4. Terlihat lebih cantik
5. Pembeda antara wanita muslim dan non muslim dsb...
Udah tahu kan manfaat jilbab, jadi tunggu apalagi. Ayo… mulai dari sekarang kita memakai jilbab. Kalau bukan dari sekarang, kapan lagi... kalau kita menundu-nunda terus, siapa tahu hari ini atau besok kita dipanggil oleh sang Pencipta. Jadinya, kita nggak ada kesempatan dong... Tapi, kita juga harus memperhatikan cara berpakaian kita. Sekarang ini banyak sekali wanita berjilbab tetapi pakaiaannya ketat yang menunjukkan lekuk-lekuk tubuhnya. Pake’ legging lah, kaos ketat, banyak deh… apakah itu boleh? Kalau menurut kami sih itu nggak boleh. Kalau kita memilih untuk memakai jilbab kita nggak boleh setengah hati. Maksudnya, kalau memakai jilbab pakaian kita juga harus sesuai. Tidak ketat, tidak pendek. Pokoknya auratnya tertutup deh… Wanita yang mengaku dirinya seorang muslimah, harus berpakaian “muslimah”. Dengan memakai jilbab dan pakaian yang menutup auratnya. Kita sebagai wanita yang telah baligh hendaklah selalu menutup aurat. Seperti hadits di bawah ini, yang artinya:
“Hai Asma’. Sesunggunhnya seorang perempuan bila telah mencapai usia haid (balig) maka tidak pantas anggota badannya kelihatan kecuali ini dan ini, dan Nabi memberi isyarah kepada wajahnya dan kedua telapak tangannya.” (HR.ABU DAUD dari AISYAH).
Dari Hadist tersebut terlihat jelas bahwa Allah SWT memerintahkan kita sebagai wanita muslim untuk menutup aurat dari ujung kepala sampai ujung kaki kecuali wajah dan telapak tangan.
Kita patut bersyukur karena telah memilih Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo sebagai tempat mencari ilmu. Kita dibiasakan dan diajarkan untuk memakai jilbab dan munutup aurat. Dan semoga kita memakai jilbab bukan hanya di sekolah, tetapi juga di kehidupan sehari-hari. Dan tentunya menjadi contoh bagi wanita-wanita yang belum memakai jilbab. Amiiin…
Sekian pembahasan kali ini. Apabila ada kesalahan dalam tulisan kami mohon maaf. Karena kami hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan. Karena sesungguhnya kesalahan hanya milik manusia dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Amiin . . .
Wassalam.
Selasa, 27 Maret 2012
Remaja dan Cinta
Hai kawan,, masa-masa remaja identik dengan budaya pacaran, bahkan banyak yang bilang pergaulan modern itu wajib dilakukan oleh remaja loh, kalau enggak bisa ketinggalan zaman. Penting gak sih ??? emang gimana pacaran itu ??? mau tau ? baca selengkapnya.
Sebelum membahas tentang pacaran, kita harus tahu apa akar dari pacaran itu. Anda tau ?? yups, jawabannya adalah C.I.N.T.A . Ingat ya, sekarang kita sedang membahas cinta kepada lawan jenis, bukan kepada Allah ataupun dengan orang tua. Nah.... inilah pertanyaan sepanjang masa, apa cinta itu ?
Ada yang bilang cinta itu adalah anugrah dari yang maha kuasa. Ada juga yang bilang cinta itu buta, kayak katanya si Armada. Cinta itu bikin mabuk kepayang lah, huuuh, macam-macam deh !! Ada juga loh yang gak tau, ngakunya sih masih polos, nah itu dia sahabat kita, tepatnya si Aida, hahahahh lucu deh!
Devinisi cinta banyak banget kawan, setiap orang mempunyai pengertian yang berbeda-beda, tergantung dari kepribadian dan latar belakang masing-masing, dan juga tergantung bagaimana kita mengapresiasikan cinta itu. Nah loh ! ngerti gak maksudnya ?
Jika cinta yang kita rasakan tulus, maka cinta itu akan kita gunakan untuk inspirasi agar menjadi pribadi yang lebih baik, bukan malah menjerumuskan ke jenjang perzinaan. Bahaya tuh !
Allah berfirman,
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Artinya : “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isro’ : 32)
Maka dari itu, kita harus bisa mengatur nafsu, agar kita gak sampai diperdaya oleh cinta, apa lagi sekarang itu zamannya NGE-GALAU . hahahaha
Banyak yang bilang, agar kita tidak sampai terjerumus ke jenjang perzinaan, pacaran ala islami aja. Emang ada ?
Dari survei yang kita lakukan di MAN Sidoarjo, sekitar 65% banyak yang bilang kalau pacaran ala islami itu TIDAK ADA, karena di dalam islam tidak dibenarkan adanya pacaran, Kecuali kalau sekedar melakukan nazhor (melihat calon istri sebelum dinikahi, dengan didampingi mahramnya).
Tapi sekitar 35% ada yang bilang kalau pacaran ala islami itu ada. Jangan salah, meskipun di sekolah islam yang banyak pelajaran tentang agama, tidak sepenuhnya siswa yang setuju kalau pacaran ala islam itu tidak ada. Bahkan mereka mendukung menerapkan pacaran ala islam. Emang pacaran ala islam itu gimana seh ? apa bedanya sama pacaran normal lainnya ?
Kata mereka pacaran ala islam itu nggak ada yang namanya body contact atau bersentuhan. Nggak ada yang namanya bersentuhan, tapi nyatanya beberapa siswa ada yang sampai peluk-pelukan di sekolah. Apa gak malu sama jilbabnya ?
Terus katanya jarang berdua-duaan atau yang biasa disebut dengan khalwat. Jarang berdua-duaan, JARANG ? berarti pernah dong ? apa bedanya sama pacaran yang normal lainnya ? Iya gak sih ? Please deh !
Rasulullah bersabda,
أَلاَ لاَ يَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِامْرَأَةٍ لاَ تَحِلُّ لَهُ فَإِنَّ ثَالِثَهُمَا الشَّيْطَانُ إِلاَّ مَحْرَمٍ
Artinya : “Janganlah seorang laki-laki berduaan dengan seorang wanita yang tidak halal baginya karena sesungguhnya syaithan adalah orang ketiga di antara mereka berdua kecuali apabila bersama mahromnya.” (HR. Ahmad)
Ingat ya kawan, apapun aktivitas kita yang berhubungan dengan khalwat itu dosa, apa lagi zina. Kalian tau gak ? Zina itu tidak hanya lewat sentuhan aja loh. Ada juga zina mata, telinga, mulut, hati, tangan, dan kaki.
Rasulullah bersabda,
كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ
Artinya : “Setiap anak Adam telah ditakdirkan bagian untuk berzina dan ini suatu yang pasti terjadi, tidak bisa tidak. Zina kedua mata adalah dengan melihat. Zina kedua telinga dengan mendengar. Zina lisan adalah dengan berbicara. Zina tangan adalah dengan meraba (menyentuh). Zina kaki adalah dengan melangkah. Zina hati adalah dengan menginginkan dan berangan-angan. Lalu kemaluanlah yang nanti akan membenarkan atau mengingkari yang demikian.” (HR. Muslim)
Hmmm, banyak kan zina itu ? Mungkin slama ini kita tidak menyadari bahwa aktivitas kita banyak yang tercatat sebagai zina. Naudzubillah.
Nah, kalau kalian lagi jatuh cinta, itu wajar kok, karena di islam juga dibenarkan adanya rasa cinta kepada lawan jenis itu merupakan hal yang fitrah bagi manusia. Karena sebab cintalah, keberlangsungan hidup manusia bisa terjaga. Oleh sebab itu, Allah Ta’ala menjadikan wanita sebagai perhiasan dunia dan kenikmatan bagi penghuni surga.
Islam sebagai agama yang sempurna juga telah mengatur bagaimana menyalurkan fitrah cinta tersebut dalam syariatnya yang rahmatan lil ‘alamin. Namun, tinggal kita yang gimana cara menyalurkannya. Mau tau caranya ? Married dulu aja, pacarannya setelah nikah
Rasulullah bersabda,
لَمْ نَرَ لِلْمُتَحَابَّيْنِ مِثْلَ النِّكَاحِ
Artinya : “Kami tidak pernah mengetahui solusi untuk dua orang yang saling mencintai semisal pernikahan.” (HR. Ibnu Majah)
Tetapi bila kita belum siap melangkah lebih lanjut dengan seseorang (nikah), cukup cintai dia dalam diam. Karena itu bukti cinta dan kesetiaanmu padanya. Ingatkah kita tentang kisah Fatimah dan Ali ? Keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan, namun pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan yang suci nan indah.
Gimana kawan, setuju nggak ? Kalau iya, seenggaknya kita yang berada di sekolah islam ngasih contoh yang baik sama sekolah-sekolah lainnya. Jangan sampai sekolah kita islam, tapi muridnya Cuma islam KaTePe. Moga aja yang berfikiran pacaran ala islam itu ada, berubah pikiran ,, hehehe *kelihatan maksa yaa ?
Bersyukurlah kita yang sekolah di Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo ini, yang banyak mendapat pelajaran tentang agama, terutama Akhlak. Karena jika akhlak kita baik, otomatis kehidupan kita akan selalu berada di jalan yang benar. Dan selalu mendapat ridho Allah SWT. Amiiin...
Semoga dengan adanya penulisan ini bisa bermanfaat bagi kita semua, maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan, karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT.
Oleh
X-3
Kamis, 01 Maret 2012
Tikus Berkicau? Apa Burung? Eits...
Rabu, 01 Februari 2012
Hariku Tersenyum! ^_^
Minggu, 29 Januari 2012
Cerita - Sakit Bahagia
Minggu, 18 Desember 2011
Yuk PENSI...!
Kamis, 01 Desember 2011
Marak Pacaran Dikalangan Remaja
Masa remaja adalah masa yang indah. Banyak hal yang terjadi pada masa transisi remaja dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Satu proses masa yang semua anak manusia telah, sedang dan akan terjadi dalam sebuah proses tumbuh kembang remaja. Dunia remaja memang unik, sejuta peristiwa terjadi dan sering diciptakan dengan ide-ide cemerlang dan positif.
Namun demikian tidak sedikit juga hal-hal negatif yang terjadi. Salah satu hal yang menarik dan terjadi dalam dunia remaja adalah trend pacaran yang digemari sebagian remaja walau tidak sedikit juga orang dewasa gemar melakukannya. Bahkan ada rumor yang menarik, bahwasanya bila ada remaja yang belum punya pacar berarti belum mempunyai identitas diri yang lengkap.
Memang tidak dapat dipungkiri bila pacaran merupakan fenomena tersendiri dikalangan remaja. Dan kalaupun dicari satu definisi tersendiri pacaran maka akan sulit. Sebagian ada yang mendifinisikan pacaran adalah ajang dari untuk mendapatkan kepuasan libido seksual, atau pacaran hanya sebagai label ”saya punya pacar dan dapat mendongkrak percaya diri”. Ataukah pacaran adalah suatu hal yang penting karena dengan pacaran kita punya seseorang yang bisa membantu kita dalam mengatasi persoalan hidup.
1. Apa Pacaran Itu ?
Pacaran merupakan proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan pernikahan. Pada kenyataannya, penerapan proses tersebut masih sangat jauh dari tujuan yang sebenarnya. Manusia yang belum cukup umur dan masih jauh dari kesiapan memenuhi persyaratan
menuju pernikahan telah dengan nyata membiasakan tradisi yang semestinya tidak mereka lakukan.
A. Prestasi Sekolah
Bisa meningkat atau menurun. Di dalam hubungan pacaran pasti ada suatu permasalahan yang dapat membuat pasangan tersebut bertengkar. Dampak dari pertengkaran itu dapat mempengaruhi prestasi mereka di sekolah. Tetapi tidak menutup kemungkinan dapat mendorong mereka untuk lebih meningkatkan prestasi belajar mereka.
B. Pergaulan Sosial
Pergaulan bisa tambah meluas atau menyempit. Pergaulan tambah meluas, jika pola interaksi dalam peran hanya berkegiatan berdua, tetapi banyak melibatkan interaksi dengan orang lainnya (saudara, teman, keluarga, dan lain-lain). Pergaulan tambah menyempit, jika sang pacar membatasi pergaulan dengan yang lain (tidak boleh bergaul dengan yang lain selain dengan aku).
C. Mengisi Waktu Luang
Bisa tambah bervariatis atau justra malah terbatas. Umumnya, aktivitas pacaran tidak produktif (ngobrol, nonton, makan, dan sebagainya), namun dapat menjadi produktif, jika kegiatan pacaran diisi dengan hal-hal seperti olah raga bersama, berkebun, memelihara binatang, dan sebagainya.
D. Keterkaitan Pacaran dengan Seks
Pacaran mendorong remaja untuk merasa aman dan nyaman. Salah satunya adalah dengan kedekatan atau keintiman fisik. Mungkin awalnya memang sebagai tanda atau ungkapan kasih sayang, tapi pada umunya akan sulit membedakan rasa sayang dan nafsu. Karena itu perlu upaya kuat untuk saling membatasi diri agar tidak melakukan kemesraan yang berlebihan.
E. Penuh Masalah Sehingga Berakibat Stres
Hubungan dengan pacar tentu saja tidak semulus diduga, jadi pasti banyak terjadi masalah dalam hubungan ini. Jika remaja belum siap punya tujuan dan komitman yang jelas dalam memulai pacaran, maka akan memudahkan ia stres dan frustasi jika tidak mampu mengatasi masalahnya.
Interaksi yang terjadi dalam pacaran menyebabkan ruang dan waktu untuk pribadi menjadi lebih terbatas, karena lebih banyak menghabiskan waktu untuk berduaan dengan pacar.
Hubungan emosional (saling mengasihi, menyayangi, dan menghormati) yang terbentuk ke dalam pacaran dapat menimbulkan perasaan aman, nyaman, dan terlindungi. Perasaan seperti ini dalam kadar tertentu dapat membuat seseorang menjadi bahagia, menikmati hidup, dan menjadi situasi yang kondusif baginya melakukan hal-hal positif.
Dari sebagian orang tua ada yang menyetujui hal tersebut dan ada juga yang tidak. Ada juga yang beranggapan berpacaran itu dapat mengganggu pola belajar para remaja, dan ada pula orang tua yang beranggapan bahwa berpacaran dapat menjadi motifasi dalam semangat anak untuk belajar , Ada juga orang tua yang beranggapan bahwa belum saat nya untuk pacaran karena berpacaran suatu saat ada waktunya.













